Tips Khatam Al-Qur'an di Bulan Ramadan, Jangan Lewatkan!
Tips Khatam Al-Qur'an di Bulan Ramadan, Jangan Lewatkan!
Direktorat Media NUO
04 Mar 2026
62
Khatam Al-Qur’an di bulan suci Ramadan menjadi cita-cita banyak Muslim di seluruh dunia. Menamatkan bacaan Al-Qur’an hingga tuntas pada momen penuh keberkahan ini tentu menjadi pencapaian yang membahagiakan, meskipun bagi sebagian orang hal tersebut terasa tidak mudah.
Sebagai umat Muslim, kita meyakini bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, kitab suci yang menjadi pedoman hidup hingga akhir hayat. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 185:
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).”
Ayat ini mengingatkan kita bahwa Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan untuk kembali mendekatkan diri dengan Al-Qur’an.
Namun pada praktiknya, menamatkan bacaan Al-Qur’an tidak selalu mudah. Kesibukan sehari-hari, rasa lelah, hingga godaan untuk menunda sering menjadi hambatan. Meski begitu, hal tersebut seharusnya tidak menjadi alasan. Dengan perencanaan dan konsistensi, khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan bisa diwujudkan.
Sebelum membahas tipsnya, mari kita pahami terlebih dahulu keutamaan bagi orang yang berhasil khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan.
Keuntungan Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Pahala yang Berlipat Ganda
Jika seseorang Muslim dapat khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan, maka ganjarannya adalah pahala yang berlipat ganda. Terlebih di luar bulan suci ini, pahala membaca Al-Qur’an sejatinya sudah sangat besar, mencapai sepuluh kali lipat, seperti sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi.
“Setiap huruf Al-Quran yang dibaca akan mendapatkan pahala sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi).
Memperkuat Hubungan dengan Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an secara rutin akan menumbuhkan kedekatan spiritual dengan kitab suci ini. Al-Qur’an bukan hanya bacaan ibadah, tetapi juga sumber kebijaksanaan, ketenangan, dan petunjuk dalam menjalani kehidupan.
Membaca seluruh isi Al-Qur’an juga membuat kita lebih merenungi dan memahami makna dari setiap firman Allah SWT. Sehingga, perkataan Allah akan lebih masuk lagi ke dalam jiwa kita agar lebih mengimaninya lagi.
Menjalankan Sunnah Nabi Muhammad SAW
Khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan juga merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi selalu mengulang bacaan Al-Qur’an bersama Malaikat Jibril setiap Ramadan.
Fatimah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda:
“Nabi Saw membisikkan kepadaku, ‘Jibril biasa mengajarkanku (mengulang) Al-Qur’an sekali setiap tahun, tetapi tahun ini dia melakukannya dua kali. Aku tidak melihatnya kecuali sebagai tanda bahwa ajalku telah dekat’.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadan.
Mendatangkan Kedamaian Hati
Membaca Al-Qur’an juga membawa ketenangan batin. Ayat-ayat Allah mampu menenangkan hati, menjernihkan pikiran, dan menguatkan iman, terutama ketika dilakukan secara konsisten di bulan Ramadan.
Karena itu, membaca dan menamatkan Al-Qur’an di bulan suci ini dapat menjadi cara untuk semakin merasakan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Tips Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Metode Satu Hari, Satu Juz
Cara paling populer adalah membaca satu juz setiap hari selama Ramadan. Mengingat Al-Qur’an terdiri dari 30 juz, metode ini memungkinkan kita menamatkan seluruh Al-Qur’an dalam satu bulan.
Menyesuaikan dengan Tanggal Ramadan
Tips berikutnya adalah menyesuaikan bacaan dengan tanggal Ramadan. Misalnya, tanggal 1 Ramadan adalah untuk juz 1, dan seterusnya. Selain itu, kita dapat menerapkan metode membagi bacaan Al-Qur’an menjadi 10 lembar per hari. ibarat kita membaca dua lembar seusai sholat fardhu, sehingga dalam sehari mendapatkan satu juz.
Membagi Bacaan per Waktu Sholat
Satu juz Al-Qur’an umumnya terdiri dari sekitar 20 halaman. Jika dibagi ke dalam lima waktu salat, maka kita hanya perlu membaca sekitar 4 halaman setiap selesai salat fardhu. Metode ini membuat bacaan terasa lebih ringan karena dilakukan sedikit demi sedikit sepanjang hari.
Membaca Dua Halaman Setiap Sholat
Cara lain yang lebih ringan adalah membaca dua halaman setelah setiap salat fardhu. Jika dilakukan secara konsisten lima kali sehari, maka kita akan membaca sekitar 10 halaman per hari atau setengah juz. Dengan konsistensi, metode ini tetap memungkinkan kita menyelesaikan bacaan Al-Qur’an sebelum Ramadan berakhir.
Semoga Ramadan tahun ini menjadi momen terbaik untuk kembali merajut hubungan kita dengan Al-Qur’an, membaca, memahami, dan mengamalkan setiap ayatnya dalam kehidupan.
Search here
Recent Post
-
Muharram Tiba: Sudah Sejauh Mana Kita Berhijrah?
- 16 Jun 2026
-
Mengobati Pedihnya Ujian Hidup dengan Al-Qur’an
- 11 Jun 2026