Search Now!
Contact Info
Phone +
Location
Follow Us
Contact Info
Phone +
Location
Follow Us

Tadabbur Alam Sukses Digelar di PP Al-Ikhlas Ujung Bone: Tiga Hari Perjalanan Menata Hati

Direktorat Media NUO
Authored by
Direktorat Media NUO
Date Released
19 Oct 2026, 16:49
Images

BONE – Tadabbur Alam Batch X bersama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA telah dilaksanakan pada 16-18 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Kegiatan rutin ini menjadi ruang bagi para jamaah untuk mempererat kebersamaan, menenangkan hati, dan kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sejak hari pertama, aura kebahagiaan terpancar dari wajah para jamaah. Pertemuan dan kebersamaan yang terjalin ini menjadi bagian awal dari perjalanan yang tidak hanya memberi pengalaman baru, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan diri.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan pengantar tadabbur dan muhasabah malam. Dalam suasana yang khusyuk, para jamaah diajak menata kembali hati serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT (habluminallah).

Momen tersebut bertabur perasaan haru, pasalnya, Tadabbur Alam Batch X memadukan nuansa spiritual melalui shalat malam, doa bersama, dan lantunan zikir, mereka memperoleh ruang untuk merenung, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, serta merawat kerinduan kepada-Nya.

Keesokan harinya, suasana berganti menjadi lebih ceria melalui kegiatan jalan pagi dan olahraga bersama. Para peserta mengikuti aktivitas dengan penuh semangat, menikmati udara pagi, dan melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Momen ini menjadi kesempatan untuk mempererat keakraban dan membangun kebersamaan, sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan baik antarsesama (hablumminannas)

Salah satu bagian terpenting dari Tadabbur Alam Batch X adalah aktivitas menyusuri alam, memberikan pengalaman baru bagi para jamaah untuk menikmati ciptaan Allah SWT sekaligus merefleksikan amanah manusia dalam menjaga keindahan alam.

Setiap langkah menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa syukur dan menyadari bahwa alam bukan sekadar tempat untuk disinggahi, melainkan amanah yang perlu dirawat dan dilestarikan.

Pengalaman tersebut mengingatkan para jamaah akan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan alam (hablumminal’alam). Dengan demikian, tadabbur tidak hanya menjadi perjalanan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi terus hadir dalam keseharian, dalam upaya menata hati, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, menjaga kebersamaan, dan merawat alam sebagai amanah-Nya.
 

Tags:
  • Share: