Ingin Doa Cepat Terkabul? Catat 3 Waktu Mustajab Berdoa Selama Bulan Ramadan ini!
Ingin Doa Cepat Terkabul? Catat 3 Waktu Mustajab Berdoa Selama Bulan Ramadan ini!
Direktorat Media NUO
11 Mar 2026
42
Kehadiran bulan suci Ramadan merupakan kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbanyak amal sekaligus menjemput rahmat dan ampunan Allah SWT. Selain meningkatkan ibadah seperti puasa, sedekah, dan membaca Al-Qur’an, bulan penuh berkah ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa.
Namun, tahukah bahwa di bulan Ramadan terdapat beberapa waktu yang dikenal sebagai waktu mustajab, yaitu saat-saat ketika doa seorang hamba lebih berpeluang untuk dikabulkan oleh Allah SWT?
Karena itu, selain menjalankan ibadah puasa, kita dianjurkan untuk memaksimalkan waktu dengan memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT. Seluruh harapan, hajat, dan permohonan ampun dapat kita panjatkan, terlebih ketika dilakukan pada waktu-waktu yang penuh keutamaan.
Lalu, kapan saja waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan? Berikut tiga di antaranya.
Waktu Menyantap Sahur
Waktu sahur yang berada di sepertiga malam terakhir dikenal sebagai salah satu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Pada waktu ini, Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan bagi hamba-hamba-Nya yang memohon dengan penuh kerendahan hati.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah SAW bersabda:
“Rabb kita tabaraka wa ta‘ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.’”
(HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758).
Sebelum menyantap sahur, kita dapat memanfaatkan waktu ini untuk melakukan ibadah seperti salat tahajud, salat taubat, berzikir, dan memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan. Setelah itu, barulah kita bersantap sahur sambil menunggu waktu salat Subuh.
Sepanjang Waktu Berpuasa
Doa orang yang sedang berpuasa memiliki keutamaan tersendiri. Ketika berpuasa, seorang Muslim tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu serta berbagai godaan duniawi.
Keadaan ini menjadikan doa seorang yang berpuasa sangat istimewa di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
“Tiga golongan yang tidak ditolak doanya: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi yang diangkat oleh Allah di atas awan, dibukakan baginya pintu-pintu langit, lalu Allah berfirman: ‘Demi kemuliaan-Ku, Aku pasti akan menolongmu meski setelah beberapa waktu’.” (HR. Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra, Sunan Ibnu Majah, dan Sunan At-Tirmidzi).
Hadis ini menunjukkan bahwa sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka, seorang yang berpuasa memiliki kesempatan besar untuk memanjatkan doa. Oleh karena itu, hendaknya waktu berpuasa tidak hanya diisi dengan menahan lapar dan haus, tetapi juga dengan zikir, istighfar, dan doa kepada Allah SWT.
Waktu Sebelum Berbuka Puasa
Beberapa dari kita tidak menyadari bahwa detik-detik menjelang berbuka puasa adalah waktu mustajab terkabulnya doa. Pada saat itu, seorang Muslim telah menyelesaikan ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
Dalam kitab Tuhfah Al-Ahwadzi, dilansir dari laman kotajogja.baznas.go.id dijelaskan bahwa kondisi hati seorang yang berpuasa menjelang berbuka biasanya dipenuhi dengan rasa syukur, harap, dan ketundukan kepada Allah SWT. Keadaan inilah yang membuat doa pada waktu tersebut memiliki keutamaan besar.
Selain itu, kondisi jiwa kita yang penuh dengan rasa syukur menjadi nilai tambah mengapa doa seorang hamba tergolong manjur kala berbuka puasa. Untuk itu, hendaklah kita mengambil waktu sejenak untuk berdoa secara sungguh-sungguh.
Keberkahan bulan Ramadan tidak datang begitu saja, melainkan perlu kita jemput dengan kesungguhan dalam beribadah. Daripada menghabiskan waktu dengan bermalas-malasan, lebih baik kita memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak doa pada waktu-waktu mustajab.
Semoga Ramadan tahun ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menyaksikan doa-doa yang selama ini kita panjatkan mulai dikabulkan oleh-Nya. Semoga pula kita dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun-tahun yang akan datang.
Aamiin.